Judul : Masalah Pengajaran Sebagai Suatu Sistem
Penulis : Dra. Ny. Roestiyah N. K.
Penerbit : Bina Aksara
ISI BUKU
Buku yang berjudul Masalah Pengajaran Sebagai Suatu Sistem ini yang ditulis oleh Dra. Ny. Roestiyah N. K., yang memiliki tebal buku sebanyak 91 halaman. Buku ini terdiri dari enam bab, yaitu: Pendekatan Sistemik, Pengertian dan Komponen-Komponen Sistem Instruksional, Pengertian Interaksi Belajar-Mengajar, Perencanaan Pengajaran Untuk Individu, Pola-Pola Instruksional, dan Masalah-Masalah Dalam Instruksional dan Implikasinya
Pendekatan sistemik ialah pelaksanaan yang pragmatis dari metode ilmiah. Hal itu merupakan sintesis metode pemecahan masalah yang berhasil, perencanaan, dan perkembangan. Pendekatan sistemik telah banyak pula digunakan orang pada bermacam-macam bidang ilmu pengetahuan. Pendekatan sistemik pada pengajaran bertujuan agar kita dapat mengerti masalah pengajaran sebagai keseluruhan secara tuntas dan dapat mendalami pula apa bagian-bagiannya. Diharapkan juga dengan pendekatan sistemik pada pengajaran, kita dapat memahami pula cara bagaimana masing-masing bagian itu saling berinteraksi, saling berfungsi, dan saling bergantung di dalam suatu sistem untuk mencapai tujuan tertentu.
Sistem instruksional ialah suatu kombinasi dari komponen-komponen sistem instruksional dan pola pengelolaan yang tertentu, yang telah disusun dalam suatu desain atau seleksi, dan dalam pemakaian untuk mengahasilkan belajar yang direncanakan dan terkontrol.
Pengajaran individual ialah pengajaran yang diberikan guru, dimana seorang guru atau team guru, kepada seorang murid di dalam kelas ataupun diluar kelas. Dalam hal ini guru harus memandang murid sebagai individu, satu kesatuan yang bulat yang berbeda satu sama lainnya.
Pola-pola instruksional sama dengan komponen-komponen dasar proses instruksional secara menyeluruh, model instruksional, dan jenis tingkah laku kepemimpinan guru sebagai pribadi yang mengarahkan, mengawasi dan mengatur pelaksanaannya. Setiap model selalu mengandung komponen-komponen yang diperlukan sebagai berikut: Tujuan pelajaran, materi pelajaran, media pendidikan, sistem penyajian, murid, guru, sumber-sumber belajar, manajemen interaksi belajar, evaaluasi, dan pengembangan.
Di dalam pelaksanaan perencanaan instruksional, kadang-kadang timbul masalah yang tidak diduga sejak semula, sehingga mungkin akan menjadi penghambat untuk kelancaran pelaksanaan instruksional tersebut. Maka seorang desainer, harus memikirkan waktu merencanakan suatu desain sistem instruksional, kemungkinan kemungkinan timbulnya masalah itu. Dengan harapan paling tidak sudah dapat meramalkan dan mencari jalan keluar untuk pemecahannya.
Sebagai seorang guru atau calon guru, kita harus mengetahui bagaimana cara pengajaran yang baik dan benar disaat di dalam kelas. Dengan memahami dan melaksanakan sistem pengajaran yang baik, maka ilmu yang kita sampaikan akan terserap oleh peserta didik. Interaksi antara guru dengan murid akan berjalan dengan semestinya. Dalam melaksanakan tugas sebagai guru yaitu melakukan pengajaran kepada peserta didik, tentu banyak masalah dan hambatan dalam melaksanakan pengajaran tersebut. Akan tetapi bagaimana caranya seorang guru menyelesaikan atau menyikapi permasalahan tersebut, itulah yang diperlukan. Banyak tantangan untuk menjadi seorang guru, banyak yang harus dihadapi guru untuk mengajarkan anak didiknya.
Secara umum, buku ini menjelaskan sistem pengajaran dengan pendekatan sistemik yang instruksional. Buku ini juga menjelaskan tentang pentingnya berinteraksi dengan orang lain. Tanpa adanya interaksi, maka tidak mungkin dapat menghidupkan keadaan atau situasi tersebut. Begitu pula menjadi seorang guru. Seorang guru dituntut dapat membangun interaksi dengan anak didiknya supaya suasana di dalam kelas atau disaat pembelajar menjadi lebih hidup dan bermakna bagi guru maupun bagi para siswa. Dalam buku ini juga menjelaskan tentang pengajaran individual, kebaikan-kebaikan pengajaran individual, kelemahan-kelemahan pengajaran individual, variasi cara penyajian pengajaran individual, dan lain-lain.
KELEBIHAN DAN KELEMAHAN BUKU
1. Kelebihan Buku
Buku ini mampu memotivasi dan memberi pengetahuan yang luas bagi guru dan calon guru di masa depan karena buku ini menjelaskan bagaimana kita menyikapi sistem pengajaran di dalam kelas bersama anak didik kita. Buku ini juga dapat menjadi referensi atau sumber untuk mengetahui lebih dalam tentang sistem pengajaran yang baik. Dalam segi bahasa, buku ini mudah dipahami bagi kalangan guru atau calon guru (mahasiswa). Dalam segi ukuran buku, ini sangat tipis dan nyaman untuk dibawa kemana-mana. Sangat memudahkan para pembaca untuk membawanya dan untuk dibaca dimana saja.
2. Kelemahan Buku
Di dalam buku ini masih terdapat kata-kata yang tidak baku atau tidak sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia, seperti desain, mensukseskan, obyek, subyek, menstransfer, dan lain-lain. Buku ini adalah buku terbitan lama, mungkin jika diaplikasikan kepada sistem pendidikan pada zaman sekarang akan sedikit berbeda penerapannya. Selain dari segi kata-katanya yang tidak baku, masalah daftar isi pun bermasalah. Daftar isi dengan halaman yang ditunjukkan itu tidak sinkron atau tidak sejalan. Halaman yang tidak sinkron dengan daftar isi itu membuat pembaca kesulitan dalam membaca dan mencari halaman yang dicari.
KONSTRIBUSI UNTUK GURU PAI
Buku yang berjudul Masalah Pengajaran Sebagai Suatu Sistem menyajikan banyak sekali tentang berbagai macam suatu sistem dalam pengajaran. Dimana buku ini banyak memberikan sebuah pengajaran ataupun menjadi referensi untuk seorang guru atau calon guru dalam menerapkan sebuah sistem pengajaran yang akan diajarkan kepada peserta didiknya. Dalam buku ini ini juga ada penjelasan tentang pendekatan sistemik, dimana pendekatan sistemik ini bisa digunakan oleh guru PAI pada pengajaran yang bertujuan agar guru maupun calon guru dapat mengerti masalah pengajaran sebagai keseluruhan secara tuntas dan dapat mendalami pula apa bagian-bagiannya.
Buku ini juga dapat menjadi sumber pencerahan bagi calon guru untuk bersiap menjadi guru yang otomatis akan melakukan pengajaran kepada anak didiknya. Dengan membaca dan menjadikan buku ini sebagai salah satu sumber bacaan yang dapat memberikan seorang guru maupun calon guru itu untuk:
1. Mampu mengetahui sebuah sistem yang dapat digunakan dalam pengajaran.
2. Mampu menjadikan seorang guru lebih memahami berbagai komponen-komponen dan pola-pola instruksional yang ada dalam pengajaran.
3. Mampu mengetahui hambatan-hambatan yang terjadi dalam sebuah sistem pengajaran.
4. Mampu mengetahui masalah-masalah dan juga kesalahan-kesalahan yang terjadi di dalam sebuah pengajaran.
5. Mampu memecahkan sebuah masalah yang sedang terjadi atau dialami.
Karena buku ini dilengkapi dengan banyak cara dan kiat praktis yang dapat langsung diterapkan dalam pengajaran yang akan dilakukan oleh seorang guru maupun calon guru. Dan inilah satu-satunya buku yang mudah dipahami untuk langsung digunakan dalam pengajaran terhadap peserta didik. Maka dari itu, direkomendasikan untuk para guru dan calon guru untuk dapat membaca dan mampu menerapkan cara-cara mengatasi masalah yang terjadi di sebuah sistem pengajaran secara langsung.